Sinopsis You’re the best Lee Soon Shin Eps 12 Part 1

 

IU and Bae Geu RinSiapa sangka,dua orang yang jadi header kali ini,berantem kayak kucing dan anjing di episode ini? duh~~~ bukti bahwa akting keduanya sangat profesional! [Rating Ep.12 : TNmS Nationwide 27,4 (1st,naik 3,4%) | TNmS Seoul 27,4 (2nd,naik 4,1%) | AGB NationWide 28,0  (1st,naik 4,0%) | AGB Seoul 29,8 (1st,naik 4,4%)] ^^

1Ibu bertanya ke Paman benarkah itu,Song Miryeong adalah Kyungsuk. Paman mengajak Ibu berbicara di luar dan meninggalkan Bibi yang masih kesal.

2Di kafe,Paman masih dalam keadaan gugup,terlihat sekali Paman ini gak bisa bohong banget.

Ibu : Aku pikir itu tidak benar,aku pikir itu hal yang tidak mungkin. Aku ingin mempercayainya seperti itu. Bagaimana bisa itu terjadi? Aku sudah tahu semuanya,Soonshin adalah anak dari perempuan itu kan? Bagaimana bisa kau membohongiku seperti ini?

Paman : (Jadi gagap) Tidak….Tidak..Aku tidak bermaksud untuk membohongimu. (diam)

Ibu : Apakah ayahnya Soonshin adalah suamiku?

Paman : Tidak,bukan dia.

Ibu : Tolong berhenti berbohong.

Paman : Dia bukan ayahnya,tidakkah kau mengetahui Hyungnim? Dia hanya mencintaimu,dan dia punya hanya dirimu,Hyungsunim.

Ibu : Kalau begitu,kenapa dia membawa anak perempuan cinta pertamanya padaku? Dan bagaimana bisa ia berbohong tentang semua ini bertahun-tahun?

Paman : Pasti ada keadaan-keadaan yang sulit.

Ibu : Keadaan sulit apa? Apakah karena itu,dia harus membohongiku lebih dari 20 tahun? Dia anaknya Suamiku kan?

Paman tetap berkata bahwa Soonshin itu bukan anaknya Changhoon hyung. Tapi Ibu sudah speechless.

3Di kamarnya,Ibu tidak bisa tidur,matanya menunjukkan kesedihannya. Betapa ia mengatakan itu tidak mungkin terjadi,tapi faktanya ia tidak bisa menepiskan kebenaran dari semua dugaannya.

4Paginya,Hyeshin sedang membuat makanan,Soonshin datang dan bertanya dimana eomma. Hyeshin menjawab,Ibu tidak tidur kemarin malam. Soonshin terlihat khawatir karena kemungkinan itu karena Ibu marah melihat bahan-bahan aktingnya kemarin,lalu ia pergi ke kamar Ibu,bertanya apakah Ibu tidur,karena tidak ada jawaban Soonshin pergi lagi. Padahal Ibu sudah terbangun,tapi ia berpura-pura tidur,ia tidak mau bertatap muka dengan Soonshin. Setelah Soonshin pergi,Ibu menangis lagi.

5Soonshin pergi bekerja tapi ia masih memikirkan Ibu yang masih marah karena dia ingin berakting,dia terlihat sangat murung saat membersihkan kaca di tempat kerjanya. Younghoon datang membantu pekerjaannya Soonshin,sambil bertanya ada apa. Soonshin menjawab tidak ada apa-apa,tapi Younghoon yakin pasti Soonshin punya masalah. Younghoon menebak apakah karena Soonshin terlalu lelah belajar akting. Akhirnya Soonshin menjawab bahwa Ibunya tidak menyetujui keputusannya ingin menjadi artis. Soonshin beranggapan bahwa Ibu seperti itu karena sebelumnya ia sudah pernah tertipu,Jadi Soonshin bisa mengerti kenapa Ibu seperti itu. Younghoon memberikan saran agar Soonshin memberinya (Ibu) waktu dan menunggu saja,karena jika itu adalah apa yang kau ingin lakukan,maka dia nantinya akan mengerti. Younghoon berkata agar jangan terlalu mengkhawatirkan hal itu. Soonshin berterimakasih pada Bosnya.

6Pada saat yang bersamaan,dan melihat kedua orang di depannya ini sedang saling tersenyum satu sama lain,ia bertanya apa yang sedang kalian bisikkan. Younghoon menjawab kau tidak perlu tahu. Younghoon pergi. Junho bertanya pada Soonshin apakah kau memberitahukan padanya kalau Ibumu tidak setuju,bukankah itu sebuah rahasia. Soonshin juga menjawab hal yang sama,”Presdir tidak perlu tahu” (lol) Soonshin pergi,setelah itu Junho juga bilang,”aku pun bahkan juga tidak ingin mengetahuinya!”

7Junho kembali ke ruangannya,dan mulai mencari di internet cara untuk mengubah pandangan orangtua yang tidak setuju. Sekretaris Jo masuk,Junho panik dan langsung menutup laptopnya. Sek Jo bertanya apa yang sedang Presdir khawatirkan. Junho akhirnya bertanya pada Sek.Jo tentang pertanyaan yang sama,”bagaimana cara untuk mengubah pandangan orangtua yang menentang sesuatu?”. Sekretaris Jo berkesimpulan bahwa Presdirnya ini sudah punya pacar,ia bilang ia adalah ahlinya dalam masalah ini. Sek Jo menyarankan Presdirnya untuk membeli hadiah yang sangat besar yang orang tuanya sukai,dan menunjukkannya ke rumah (si gadis) lalu berlutut. Junho bertanya apakah dia perlu berlutut,Sek.Jo bilang tentu saja perlu,baru setelah itu kau bisa menundukkan kepalamu dan bilang,”tolong berikan anak perempuanmu padaku” dengan nada yang percaya diri. Kau juga harus berteriak mengatakannya. Sekretaris Jo mencontohkannya di meja Junho,tapi brak,sepertinya ia kesakitan. Pada akhirnya,ia bertanya apakah Presdir sedang mengencani seseorang. Dengan tenang,Junho bilang,Aku tidak seharusnya bertanya padamu. (LOL)

8Di toko rotinya,Jinwook sedang mencari kamar,Pegawainya datang,dia menyarankan seharusnya mencari tempat yang tetap untuk sekarang. Ia juga bertanya pada bosnya,apa yang Bos akan lakukan dengan terus menyimpan uang,Jinwook bilang itu untuk membuka toko rotinya sendiri,suatu hari nanti. Lalu si pegawai kocak ini bercanda memberi saran,kenapa tidak tidur di ruangan yang berisikan karung-karung tepung saja. Jinwook tertawa dan mengatakan,”ahaha..aku memang seharusnya melakukannya,hahaha..haha..haa~”. Menyadari bahwa ia sudah salah,si pegawai minta maaf,dia menyarankan Bos untuk ke agen saja. (Kita tahu siapa yang sedang membuat ruangan untuk disewa kan? ^^)

9Di tempat agen penyewaan,ada calon penghuni kamar itu yang bilang dia akan memikirkannya lagi apakah akan jadi atau tidak. Petugas ahjumma bergumam bahwa sekarang tidak mudah mencari kamar dengan 200.000 won per bulan. Jinwook bertanya apakah ada kamar seperti itu,Ahjumma berkata kau tidak bisa disana,karena mereka (keluarga Lee) hanya ingin perempuan saja yang menempatinya. Jinwook memberikan saran bagaimana kalau setidaknya pergi menemui keluarga itu,karena itu dia bisa meyakinkan mereka.

10Jinwook langsung menyukai rumah itu,ia menyukai kebunnya. Dan akhirnya,ia bertemu dengan Hyeshin dan Nenek. Dan begitu melihat mereka,ia langsung tergagap dan melarikan diri meski sempat menyapa. Nenek,Hyeshin dan bahkan Petugas ahjumma bingung.

12Jinwook berdiri di jalan (masih belum jauh dari rumah Soonshin) sambil bergumam sendiri, “Apa yang harus kulakukan? Dari semua rumah,kenapa harus rumah itu? Tidak mungkin,Apa yang harus kulakukan? Apa yang harus kulakukan?”. Woo-joo melewatinya dalam perjalanan pulang dan Jinwook menyapanya,tapi Woojoo mengabaikannya. Jinwook bergumam,”anak itu selalu konsisten” (^^)

13Di rumah,Hyeshin sedang mengupas apel. Nenek bilang ke Hyeshin,jika orang tadi ingin melihat ruangannya,kenapa dia harus pergi. Nenek bilang ke Petugas Ahjumma,bahwa dia hanya minta perempuan,tapi kenapa dia membawa pria. Tapi Nenek bilang sepertinya ia pernah melihat pria itu di suatu tempat,Hyeshin mengingatkan bahwa pria itu adalah orang yang ada di toko roti. Nenek akhirnya menyadarinya,Nenek beranggapan bahwa orang itu adalah pria yang baik. Woojoo sampai di rumah,Ibunya menyuruhnya cuci tangan,lalu makan apel juga. Nenek juga bertanya apakah Ibumu berolahraga lagi.

11Pindah set ke tempat kerjanya,Ibu dimarahi oleh bosnya lagi,dan kali ini si bos ngeselin ini berkomentar bahwa Ahjumma (Ibu) hanya tipe wanita yang akan ditipu oleh suaminya. Ibu marah,dan ia mencengkeram kerah Bosnya dan menyuruhnya untuk berkata sekali lagi apa Suaminya menipu dirinya. Bosnya melempar ibu,dan setelah itu memecat ibu. (Bagian ini agak di skip karena aku sedih ngeliat Ibu sampai bertingkah seperti ini,tapi setidaknya kita tidak ketemu sama Bos nyebelin ini lagi~)

15Yijeong datang lagi ke klinik,kali ini dia sudah buat janji terlebih dahulu dengan Dr.Park,Yijeong bilang ke pegawainya agar tidak memberitahu Ayahnya bahwa ia datang. Pegawai ini kurang begitu suka dengan Yijeong.

14Di tempat perawatan,Chanwoo merawat siku Yijeong yang terluka. Yijeong melihat Chanwoo terus-menerus. Yijeong juga bilang kenapa dia terluka,ia juga bertanya sejak kapan dokter bekerja disini,dan apa kau percaya takdir. Chanwoo tidak menjawab,ia menyuruh perawat untuk melakukan sisanya.

16Yooshin juga baru saja tiba,dia ada janji jam 12. Pegawai memintanya menunggu sebentar. Yijeong mengejar Chanwoo,dan ia berterimakasih padanya untuk “malam itu”,Chanwoo bilang itu bukan apa-apa. Yijeong juga bilang dia harus menebusnya,bagaimana dengan makan siang dengannya. Chanwoo bilang dia punya banyak pasien,jadi tidak usah. Yooshin melihat Yijeong dari bawah ke atas,dan menyangka perempuan ini adalah teman kencan butanya Chanwoo. Chanwoo sempat melihat Yooshin,tapi tidak mengubrisnya. Dia pergi,tapi Yijeong masih terus memanggilnya.

17Setelah itu Yooshin kembali ke kantornya,dan ia merasa terganggu,dan tidak konsen pada pekerjaannya,ia bergumam,”dia bilang dia menyukaiku”

18Malam hari,Di kelas akting,Soonshin membawakan Gurunya roti kacang merah (yang bentuknya ikan,terus makannya tergantung mau makan dari kepala,atau dari ekor duluan),Soonshin bilang itu sangat enak. Yijeong berkomentar kenapa memberikan Guru makanan sampah seperti itu,Ny Song membalas,kenapa? aku menyukainya,apakah aku juga dibawah standar. Yijeong menjawab tidak. Ny Song bertanya pada Soonshin,apakah kau tinggal dekat sini. Soonshin mengiyakan,dia bilang ia tinggal di dekat sini. Ny Song bertanya lagi,apa kau sudah lama tinggal disini. Soonshin mengiyakan lagi,dia bilang dia lahir dan besar disini. Ny Song bilang jadi kau penduduk asli disini. Yijeong memberikan esainya,tapi Ny Song baru mulai memakan roti dari Soonshin (dia pemakan dari ekor,aku dari kepala~^^) dan mengabaikan Yijeong,dia bilang ke Soonshin ini enak,dan jika nanti ia akan bertanya pada Soonshin,jika ia ingin tahu mengenai kota ini. Soonshin bilang tentu saja,guru bisa bertanya apapun padanya.

19Ny Song mulai membaca esai keduanya,Yijeong yakin kali ini dia yang paling baik. Ny Song memuji salah satunya,Yijeong menganggap itu punyanya,Ny Song bilang bukan punya Yijeong,tapi punya Soonshin. Soonshin tersenyum. Dan untuk Yijeong,Ny Song bertanya apakah ini benar-benar tulisannya Yijeong. Ny Song mengkritik cara Yijeong menulis dan juga memarahi Yijeong,karena menganggap pertunjukan ini sebuah mainan,karena hanya mencari di Internet dan copy-paste. Dia menyuruh Yijeong untuk membaca esai Soonshin dan memperbaikinya. Yijeong mendelik kesal pada Soonshin. Setelah itu,Ny Song memberikan DVD dan salinan naskah pada Yijeong dan Soonshin,ia menyuruh mereka untuk membaca naskah dan menganalisis karakter utamanya,dia ingin melihat akting keduanya,jadi ia menyuruh keduanya untuk berlatih. Pelajaran hari ini selesai. Ny Song pergi,Soonshin masih melihat naskah,Yijeong masih kesal dengan Soonshin dan menyuruhnya minggir.

20Sebelum pergi,Soonshin sempat melihat esainya dan esai Yijeong,baginya esai Yijeong lebih bagus daripada punyanya. Ny Song heran,Soonshin belum pulang. Soonshin bertanya kenapa Guru memujinya,karena ia pikir esai Yijeong lebih baik. Ny Song tidak membenarkan dan tidak juga menepisnya. Soonshin bilang kedepannya dia akan melakukan lebih baik,agar bisa mendapatkan pujian yang sebenarnya dari guru. Soonshin pamit pulang. Ny Song tersenyum.

21Tapi di luar,Yijeong menunggu Soonshin untuk memberikan Soonshin pelajaran,dia bertanya dengan marah dan kesal,siapa orang dibelakang Soonshin,sampai guru memujimu terus,karena kau ini tidak lebih baik dariku. Soonshin awalnya masih sabar,sampai Yijeong menarik kerahnya,Soonshin mulai kesal dan menyuruh Yijeong lepaskan,Yijeong bilang dia tidak akan melepasnya sampai Soonshin mengatakan padanya. Soonshin menepis tangannya Yijeong,tapi Yijeong malah menarik rambut Soonshin dan Soonshin juga menarik rambutnya Yijeong,akhirnya mereka berguling-guling di rerumputan dan bertengkar.

22Di waktu yang bersamaan,Junho datang ke rumah Ny Song dan kaget melihat keduanya bertengkar,setelah itu ia memisahkan mereka berdua. Yijeong mengadu ke Oppa-nya,tapi Junho malah melihat ke Soonshin dengan panik dan khawatir dengan wajahnya Soonshin. Soonshin menyuruhnya lepaskan. Yijeong tak habis pikir dengan perlakuan Oppanya. Junho justru marah pada Yijeong. Yijeong bilang dia korban,Soonshin yang duluan (ck). *mana mungkin Junho percaya*

23Yuna tiba setelahnya,dan bertanya apa yang terjadi. Junho bilang kau tidak perlu tahu,dan lalu mengajak Soonshin pergi. Yuna bingung. Yijeong yang ditinggali oleh Oppanya menangis,ia bilang lihat saja nanti di rumah. Yuna bertanya pada Yijeong,hubungan apa dengan Junho. Yijeong menjawab apa kau kenal dengan Oppaku. Yuna membalas dia teman lamanya.

24Begitu di dalam,Yuna langsung memanggil eomma-nya. Dia mendengar eomma mengajarkan akting,dia iri dengan keduanya bisa mendapatkan pelajaran darimu. Yuna juga heran dengan cara membagi waktunya. Yuna bertanya mengenai Soonshin juga,di luar dugaan,Ny Song bilang Soonshin itu lebih pintar daripada yang ia bayangkan. Yuna meminta agar eomma mengajarinya,karena dengan itu game-nya (dengan Junho) akan menjadi menyenangkan.

25Yuna melihat DVD di atas meja,dan bertanya itu apa. Ny Song bilang itu filmnya dia,film paling menyedihkan selama hidupnya. Yuna bilang ia sangat mengucurkan air mata saat menonton film ini,ia sangat kagum dengan bagaimana kau menangis di akhir saat berduka. Ny Song bilang,sebenarnya saat itu dia tidak ingin menangis,tapi ia harus melakukannya,dia ingin tersenyum di akhirnya tapi sutradara menyuruhku untuk menangis,jadi aku harus melakukannya. Ny Song bilang jika ia bisa,ia ingin merubahnya. Yuna berpendapat selama itu membuat orang bisa ikut sedih,itu tidak apa-apa. Yuna bertanya kenapa DVD ini ada disini. Ny Song bilang itu adalah PR mereka,ia ingin melihat bagaimana keduanya berakting adegan itu.

26Junho pergi ke toko obat untuk membelikan obat buat lukanya Soonshin. Junho menyuruh Soonshin untuk memakai obatnya.

JH : (Marah-marah) Apa kau petinju? Hah? Wanita seperti apa yang bertengkar seperti itu? Kenapa kalian bertengkar?

SS : Itu karena….. lagipula dia duluan yang datang padaku.

JH : Wajah bagi seorang aktris sangatlah penting,aih..kau mendapatkan luka di wajah jelekmu ini. Aku bangga padamu…ck..

27Soonshin salah menaruh krim obat di lukanya,jadi Junho yang memakaikannya. Begitu mulai memakaikannya,Junho semakin dekat,dan semakin dekat… Junho duluan yang merasa deg-degan,tapi ia menutupi rasa deg-degannya itu dan juga dengan berbincang hal lain,mengenai audisi yang harus diikuti Soonshin,dsb. Junho melihat lagi ke luka Soonshin,dan bilang,apakah itu memar,mulai memaki Yijeong lagi. Soonshin melihat Junho seperti itu malah tertawa,Junho bertanya kenapa kau tertawa. Soonshin bilang Presdir terlihat aneh karena membelanya. Junho beralasan karena Soonshin ini aktrisnya. Junho memperingatkan Soonshin untuk lebih hati-hati,karena wajahnya kini bukan punya dia sendiri (punya perusahaan Junho,tau kan artis dilihat dari tampang). Soonshin mengiyakan,ia akan lebih berhati-hati.

28Setelah itu,Junho duduk di sebelah Soonshin dan bertanya bagaimana kelas aktingnya.

JH : Bukankah ahjumma itu sangat pemilih dan menakutkan?

SS : Dia bahkan tidak terlalu pemilih.

JH : Aktingmu tambah bagus,jangan berbohong padaku.

SS : Benar,aku tidak berbohong,dia benar-benar baik.

JH : Benarkah? (Soonshin mengangguk) Ahjumma itu terkenal dengan sangat pemilih,itu aneh.

Junho tidak paham mengapa Ny Song bersikap seperti itu pada Soonshin.

29Malam itu,Ibu minum sendirian di kedai. Ia bergumam,berapa kali suaminya sudah berbohong padanya,dia berbohong menemukan Soonshin di jalan dan tidak tahu asalnya. Ibu juga teringat perkataan Ayah yang menentang Soonshin menjadi aktris,sekarang dia tahu,karena Ibunya Soonshin adalah Song Miryeong. Ibu tertawa sambil menangis,ia tidak sadar sudah dibohongi sebanyak itu oleh Ayah.

30Di rumah,Nenek mencari Ibu,tapi tidak menemukannya dimanapun,Ibu pulang dengan mabuk-mabukan,ia juga mengadu pada Nenek,”tidak mungkin kan?  dia (Ayah) sangat mencintaiku kan? dia tidak boleh melakukan itu pada ku!”. Ibu bangun dan masih terhuyung. Hyeshin membantu Ibu,tapi Ibu bilang tidak usah,Hyeshin bingung apa yang terjadi,kenapa minum sebanyak ini. Ibu marah,apakah cuma kalian yang boleh minum-minum. Soonshin pulang,ia pun juga bingung kenapa Ibu seperti itu. Nenek diam.

31Di kamarnya ia berbaring dan melihat fotonya bersama Ayah yang sedang tersenyum,ia teringat perkataan Ayah yang berjanji akan membuatnya tersenyum. Ibu melempar bantal ke figura itu,Ibu tidak suka melihat di foto Ayah tersenyum seperti itu,ia minta Ayah menjelaskan semuanya padanya. Hyeshin dan Soonshin buru-buru masuk ke kamar Ibu dan bertanya apa yang terjadi. Ibu melihat ke Soonshin dengan pandangan terluka,ia menyuruhnya mendekat padanya. Begitu Soonshin mendekat ke Ibu,Ibu mengangkat tangannya ke wajah Soonshin sambil berkata,”aigoo..bayiku,bayi kecilku…..”. Soonshin agak dipeluk oleh Ibu,ia bingung kenapa Ibu begini. Setelah itu,Ibu terjatuh dan tertidur. (atau pingsan ya?)

(to be continued)

17 thoughts on “Sinopsis You’re the best Lee Soon Shin Eps 12 Part 1

  1. Wah..gomawo
    Ktnya cast nya YTBLSS jd guest di happy together ya.. Asik2.
    Masalah siapa ayahnya soon shin, sebenernya kl tes DNA, semuanya kan gampang..tp kl sesederhana itu, pasti ga akan rame juga..
    Ara, fighting ^_^

  2. semakin lama semakin menarik…
    part 2 nya ditunggu ya……….jangan lama lama…
    Semangat trus…!!!

  3. Kasihan banget ibu, dia pasti sangat terluka menerima kenyataan seperti itu hiks..hiks..
    Ibu merasa sangat di bohongi. Semoga ibu tetep kuat dan selalu mendukung soonshin.
    part 2 nya cepet yaa…
    Teng kyu^^

  4. fighting chingu
    :)
    btw,katanya YTBLSS dah di pastiin cuma sampe 50 episode
    ini belum setengahnya
    jd bwt Authornya
    Smangat,smangat..
    Lanjutkan^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s