[Tugas] Jurnalistik 1 – Membuat Opini

opini1Nama : Sarah Aisyah

Kelas : 3SA01

NPM : 16612834

Topik : Kontroversi Nikah Raffi & Nagita yang Mewah

Pertama,saya mengambil topik ini karena hal ini pun menjadi perbincangan masyarakat saat keduanya memutuskan akan mengadakan acara nikah dan resepsi yang besar-besaran. Apakah perlu untuk mengadakan resepsi se-megah mereka berdua? Acara pernikahan mereka disiarkan di dua stasiun TV besar yaitu RCTI dan Trans TV. Dua hari siaran langsung dua stasiun TV ini menayangkannya,Acara yang konon katanya menghabiskan biaya sebesar lebih dari 20 milyar itu dinilai tidak terlalu bermutu dan tidak seharusnya ditayangkan.

Sebenarnya masalah sebenarnya kembali pada selera masing-masing penonton,jika tidak suka sebenarnya tidak perlu ditonton,karena acara pernikahan Raffi-Nagita ini termasuk bagian dari Entertainment/Hiburan,tetapi selain dirasa tidak bermutu,masyarakat mungkin menilainya wajar jika acara peliputan ini hanya-lah secara sepintas saja,bukan berjam-jam. Jika yang ditayangkan adalah yang memang sudah adat seperti pernikahan pangeran Inggris saat itu,atau contohnya upacara dalam rangka merayakan kemerdekaan Indonesia,masyarakat pun pasti sudah wajar jika acara mewah nan megah seperti itu diliput secara besar-besaran,sedangkan acara Raffi-Nagita ini bukanlah sebuah adat istiadat di Indonesia,biasanya pernikahan selebritas pun meskipun mewah tapi tidak terlalu dihebohkan seperti ini dan membuat pemirsa  lainnya tidak mendapatkan hak nya untuk menonton acara yang mungkin biasanya mereka tonton dan dirasa lebih bermutu daripada melihat acara nikahannya mereka ini. Lagipula,biasanya acara pernikahan selebritas hanya seputar peliputan oleh acara berita entertainment saja sudah dirasa cukup memuaskan oleh para pemirsa,tidak perlu harus menyiarkannya.

Sangat disayangkan tayangan peliputan pernikahan oleh Trans TV ini juga telah mendapatkan sanksi administrasi teguran tertulis dari KPI (Komisi Penyiaran Indonesia) terkait dengan “Janji Suci Raffi dan Nagita”,Janji yang seharusnya saklar dan tidak boleh diumbar-umbar  dan sebenarnya bukan untuk kepentingan publik. Terlepas dari semuanya,alangkah baiknya baik publik dan selebritas belajar dari peristiwa ini dan tidak mengulang kesalahan seperti ini lagi,boleh saja diadakan peliputan tetapi jangan melebih-lebihkan hingga penonton lain merasa terabaikan.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s