[Tugas] Jurnalistik 1 – Membuat berita investigatif

 telur gulung[Sumber gambar : life.okezone || bukan telur gulung yang menjadi topik penulis tapi bentuknya serupa]

Nama : Sarah Aisyah

Kelas  : 3SA01

NPM  : 16612834

(Penulis menulis berita ini berdasarkan pengalaman beberapa teman penulis yang baik secara langsung dan tidak langsung telah mengalami kejadian atau pengalaman buruk terkait dengan topik berita ini)

Topik : Jajanan sekolah ternyata banyak yang dibuat dari bahan yang tidak layak konsumsi

Saat ini jajanan sekolah memang semakin beragam dan pedagang membuat seunik mungkin agar menarik perhatian anak-anak sekolah dimana mereka berdagang dan juga orang tua yang datang dan biasanya menunggui anak-anaknya di sekitar wilayah sekolah. Kebanyakan anak sekolah masih terlalu dini untuk mengetahui bahwa jajanan yang mereka beli itu apakah asalnya darimana atau dibuatnya dari bahan yang layak dikonsumsi atau tidak,mereka hanya menyukai jajanan tersebut jika jajanan tersebut enak dan membuat mereka ketagihan.

Penulis mengambil contoh jajanan sekolah yang dibuat dari telur yang dikocok dan dibuat adonan kemudian digulung menyerupai gulali. Telah ditemukan bahwa telur yang dipakai sebagai bahan dasar dari adonan kocok itu ternyata adalah telur yang sudah basi. Kebanyakan anak sekolah menyukai jajanan yang berbahan dasar telur atau telur yang digulung,karena teksturnya kenyal dan sekarang biasanya telur gulung itu bisa ditambahkan bumbu tambahan (seperti bubuk cabai untuk yang suka pedas,dan lain-lain) tetapi jika saat ini ada saja oknum pedagang yang menggunakan telur yang sudah basi untuk dipakai,bukan tidak mungkin bahwa di jajanan lainnya mereka menggunakan bahan-bahan lainnya yang sudah basi. Telur yang sudah basi tentu akan mengeluarkan bau yang tidak sedap,biasanya oknum pedagang menutupi bau yang tidak sedap itu dengan bumbu-bumbu pendamping makanan yang sebelumnya penulis sebutkan,dengan daya tipu lihai pedagang yang seperti inilah anak-anak bisa tertipu dan tanpa mereka ketahui apa yang mereka makan ternyata sudah basi.

Orangtua semakin diminta untuk selalu dan terus mengawasi apa makanan yang masuk ke putera-puterinya,apalagi saat ini tidak hanya bahan basi yang digunakan,juga bahan pengawet,zat pewarna,dan lain-lain. Orangtua pun harus semakin memperbanyak wawasan mereka mengenai zat-zat berbahaya yang mungkin saja kapanpun dan dimanapun masuk ke anak-anak mereka.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s