Sinopsis You’re the best Lee Soon Shin Eps 5 Part 2

nakanHeader kali ini aku mengambil dari foto tiga saudari ini yang Ayah pasang di HP-nya,lihatlah betapa akurnya Yoo Shin dengan kakak dan adiknya,ketiganya seperti mengikuti IU yang hampir setiap foto menggunakan tanda “V” bahkan ia disebut “V Terminator” setidaknya foto ini menunjukkan bahwa Ayah sangat sayang pada semua anak-anaknya. Selamat melanjutkan membaca~ :) -Author-
sWoojoo keluar menemui ibunya,ia bertanya apakah ayah akan datang,apakah ibu sudah menghubungi ayah. Tapi Hyeshin terus menangis menyesali hal yang sudah terjadi dan belum sempat membicarakan dengan Ayah. Di dalam,Ibu ternyata menerima telepon dari Menantunya itu (tapi Ibu belum tau Hyeshin sudah bercerai) sepertinya akhirnya mantan suami Hyeshin ini menelepon ibu juga,dan berkata pada ibu bahwa dirinya tidak bisa hadir karena urusan kantor,Hyeshin mengiyakan,karena dia ada pertemuan penting,dan hal-hal lainnya. Ibu mengerti. Kemudian Hyeshin minta maaf kepada Ibu,Ibu bertanya kenapa Hyeshin meminta maaf padanya,HyeShin punya salah apa. HyeShin tetap meminta maaf,ekspresi Woojoo seperti ia mengerti kesedihan ibunya. 3Dilain tempat,di tepi sungai Han,Yuna pun sedang menangis,kenapa ia menangis,karena ia sedang beradegan untuk menangis,adegannya dipuji oleh Sutradara,dan sutradara meminta Yuna agar bisa seperti ini juga di scene berikutnya. Ia diperbolehkan istirahat sebentar dari syuting,ia meminta HP-nya pada coordi/manajernya. Ia menghubungi Ny.Song,tapi sedang tidak terjangkau. Dia bertanya pada coordi/manajernya kenapa Guru Song tidak menjawab teleponnya. Sepertinya ia sedang sakit,dia juga mendengarnya di ruang ganti,syuting ditunda beberapa hari karenanya. Yuna menghela napas,sepertinya ia sangat khawatir dengan Ny.Song. tYuna mengunjungi kafe Younghoon,ia bertanya apa makanan terenak di kafe ini,ia mau memberikannya kepada orang tercinta (sepertinya mau diberikan kepada Ny.Song) Sambil melihat-lihat daftar menu,Yuna menanyakan kabar Junho pada Younghoon.

YH : Mungkinkah kau masih ada perasaan kepadanya? (Yuna kaget) Lalu,kenapa kau terus menerus datang kesini?

YN : Oppa,kenapa kau begitu kuno,seperti jika kau bukan pria yang hidup di abad 21,apakah aku harus mempunyai perasaan kepada Junho untuk datang kesini? Makanan buatan oppa disini itu enak-enak. Pengunjung-pengunjungmu pun meninggalkanku sendirian (Artis biasanya banyak paparazzinya)

YH : Kau…..Jangan menyiksa dia..

YN : Junho-ssi bilang begitu? Dia bilang aku menyiksa dia? Aku menyuruh dia untuk menunjukkan kelebihannya. Apakah itu termasuk penyiksaan?

YH : Menunjukkan kelebihannya?

YN : Oppa tidak mengacu kesini? Junho-ssi terus menanyakan padaku untuk bergabung dengan agensinya,lalu aku mengatakan padanya untuk menunjukkan kelebihannya dulu padaku,aku hanya memintanya untuk menunjukkan kelebihannya sebagai produser. Apakah itu menyiksa dia? (Younghoon menghela napas) bukan kan?? Lalu bagaimana aku menyiksa dia?

YH : Junho itu tidak sedewasa seperti yang terlihat,dia sangat menderita karenamu,berhentilah menyiksanya

YN : Penderitaan? Junho-ssi bilang ia tidak punya perasaan apapun padaku

Akhirnya Yuna memesan Sup seafood dan cheesecake.4 Setelah itu Yuna pergi ke rumahnya Ny.Song dan bertemu Manajer Hwang,ia menanyakan apakah penyakitnya guru Song itu serius. Manajer Hwang bilang dia (Ny.Song) hanya demam,dan menyuruh Yuna untuk masuk saja. Kemudian Man.Hwang langsung pergi,dan Yuna terlihat bingung. (mungkin bingung kenapa ada Man.Hwang yaa disini,kan udah dipecat)

 

uDi dalam rumah,ia duduk di ruang tamu dengan Ny.Song yang masih sedikit terlihat pucat,Ia bertanya apakah Man.Hwang bekerja lagi dengan guru. Ny Song menjawab dimana lagi dia bisa bekerja selain dengannya. Yuna bilang wajahmu masih belum kelihatan sehat,guru tidak menjawab telepon,dan membatalkan syuting,apa kau tahu betapa khawatirnya dia. Ny Song menjawab tidak apa-apa,aku sudah merasa baikan. Yuna menyuruh guru ke rumah sakit,tapi Ny.Song bilang ia sudah minum obat. Yuna mengeluh harusnya guru setidaknya mengabari dia,saat sakit malah sendirian,dan dia tidak tahu,sangat penting punya seseorang disampingmu saat sedang sakit. Yuna terlihat benar-benar khawatir. Ny Song berterimakasih pada Yuna karena sangat mengkhawatirkannya, Ny.Song juga mengatakan tidak perlu khawatir,uruslah dirimu sendiri dan jangan sampai sakit juga. (seperti percakapan Ibu dan Anak ya)

1Ternyata Manajer Hwang pergi ke rumah keluarga Soon Shin,tapi rumahnya kosong karena semuanya sedang berada di rumah sakit. Ia terus mengamati rumah itu,seperti seorang penguntit,di waktu yang bersamaan Junho mendatangi daerah rumah Soon Shin,ia mencari rumahnya Soon Shin,dan begitu di depan rumahnya,Junho melihat Man.Hwang dan Manajer Hwang kaget melihat Junho. Dengan gugup ia bertanya kenapa presdir Shin ada disini,Junho lalu bertanya bagaimana denganmu,apa yang dilakukan disini. Man Hwang masih gugup ia menjawab ia sedang berjalan-jalan di sekitar sini,dan melihat taman di rumah ini sangat bagus,dan ia juga bertanya apa yang dilakukan Presdir Shin disini. Junho menjawab ada urusan,ia juga menanyakan apa rumah Ny.Song dekat sini,dengan gugup Man.Hwang menjawab tidak jauh dan juga tidak dekat dari sini,lalu ia juga permisi karena sudah terlambat. Setelah Man.Hwang pergi,Junho kembali melihat ke rumah itu,dan berkali-kali memencet bel,tapi tidak ada yang menjawab,ya karena rumah memang sedang kosong. Menyadari usahanya sia-sia,ia pun pergi.

vDi kafe,Younghoon sedang mencoba resep baru,Kimchi Pasta… (nyam) Junho datang,Younghoon menawari Junho untuk mencicipinya. Junho malah penasaran apakah Hyungnya ini benar-benar lahir di amerika,selera Hyungnya lebih asli dari penduduk korea sendiri,Hyungnya bahkan ingin membuat anggur beras sebelumnya. Junho melanjutkan kenapa ada orang sesempurna Hyung,Hyung sangat ahli dalam memasak dan musik,dan muka Hyung juga ganteng (yang ini setuju) Younghoon bertanya ada masalah apa Junho datang kesini. Junho menjawab bahwa pegawai Hyung,Lee Soon Shin sangat ajaib..dan ia juga bertanya pada Younghoon apakah ada cara untuk dia bertemu dengan Soon Shin. Younghoon bertanya apa kau tak bisa menghubunginya. Junho mengiyakan,tidak ada orang di rumahnya,dan juga tidak mengangkat telepon. Younghoon bertanya kau bahkan pergi ke rumahnya. Junho mengiyakan. Kemudian Younghoon meminta untuk bicara sebentar dengan Junho.

wYH : Jujurlah padaku,apa yang sedang kau rencanakan?

JH : Apa yang kurencanakan?

YH : Kenapa kau mencarinya,jika kau tidak merencanakan apa-apa? Apa kau benar-benar akan menjadikan dia aktris?

JH : O.Kenapa Hyung bisa tahu?

YH : Karena itukah kau sampai pergi ke rumahnya? (Junho tertawa bangga,Younghoon menghela napas) Mengapa kau begitu menyedihkan? (Junho bertanya ada apa) Mengapa kau masih sangat menempel dengan Yuna? (Ekspresi Junho berubah begitu nama Yuna disebut) Ini adalah hubungan lama,akan semakin buruk jika kau menghidupkannya lagi.

JH : Kenapa kau tiba-tiba membawa nya (Yuna) ke semua hal ini?

YH : Aku berfikir,apa yang kau lakukan sekarang adalah sesuatu yang berhubungan dengannya (Yuna). Kau melakukan ini agar ingin menunjukkan pada Yuna. Lee Soon Shin adalah pegawaiku,jangan mempermainkannya,bahkan jangan bermimpi untuk menggunakannya,mengerti?

JH : Mempermainkannya? Menggunakannya? Kata-katamu membuatku bingung Hyung..Dimana lagi kau bisa menemukan keberuntungan seperti ini Hyung? ini seperti mendapatkan lotre. Apa kau tahu bagaimana casting director ku menilainya (Soon Shin),jika dia diibaratkan daging,dia adalah sisinya (yang tidak digunakan saat memasak),jika dia adalah buah,dia tidak akan dibeli orang,dan aku akan melatih orang yang seperti itu. Hyung,cukup melihat disampingnya. (Younghoon speechless)

xHyeshin sedang berada di kantor polisi,Polisi itu memberikan kepada Hyeshin barang-barang Ayahnya yang berada di tempat kejadian. Hyeshin membuka kantong plastik berisikan tempat kacamata,HP,dll. Ia membuka tempat kacamata ayah,dan berkata dengan sedih bahkan Ayah belum sempat membeli yang baru,ia juga menyalakan HP ayah,dan begitu dinyalakan ada foto mereka bertiga (Hyeshin,Yooshin,dan Soonshin) menandakan Ayah yang sangat sayang sekali pada ketiga anaknya ini. Begitu dinyalakan,ada yang menelepon,itu dari Jinwook (pegawai roti),ia menanyakan kapan akan mengambil kue dan membayarnya. Hyeshin bertanya apa ayahnya memesan kue. Jinwook malah bertanya,ayahmu memesan kue untuk anaknya,apa kau belum tahu,dan juga kenapa ia (Ayah) tidak menjawab telepon,dia (Jinwook) sudah menelepon berkali-kali. Hyeshin minta maaf,ia sedang sibuk,dia akan membicarakan hal ini lagi nanti,langsung mematikan telepon. Polisi mengatakan pada Hyeshin bahwa kejadian ini sangat rumit,CCTV yang berada di tempat kejadian sedang rusak,tidak ada cara untuk mengkonfirmasinya dari gambar,Polisi menyuruh pihak keluarga untuk menunggu,mungkin nanti ada saksi mata yang muncul. Ada telepon lagi dari Jinwook,tapi Hyeshin langsung mematikan HP ayahnya itu tanpa mengangkatnya. Jinwook di toko roti merasa kesal karena harus berhadapan dengan pelanggan yang seperti ini.

1Pegawainya melihat Bosnya sedang marah,dan bertanya ada apa. Jinwook berkata ia sangat benci dengan pelanggan yang seperti ini (yang memesan kue,tapi tidak mengambil,dan tidak membayar),dia kembali menelepon,tapi tersambung lagi ke kotak suara. Pegawainya jadi terkena omelan Jinwook. Pegawainya mengingatkan Jinwook agar jangan terlalu gelisah,Pegawainya membual. Jinwook semakin marah dan mengambil roti yang panjang (di kita namanya apa ya) Kau..apakah kau mau mati? Apa adonanmu sudah jadi? Belum kan? Kerjakan sekarang juga.

(masuk ke scene yang lumayan sedih untuk episode ini,siapkan tisu)

yIbu yang masih lemah,dipapah Bibi Park masuk ke kamar,Bibi Park juga memasang kasur,agar Ibu langsung beristirahat. Ibu bilang tidak usah,ia harus membuatkan bubur dulu untuk Nenek. Bibi Park bilang,kau juga bahkan belum makan,kau belum makan berhari-hari. Ibu berkata bahwa dia tidak apa-apa,ia lebih mengkhawatirkan Nenek yang mungkin saja sesuatu yang buruk bisa terjadi (kalau Nenek tidak makan) Bibi Park bertanya apakah belum ada saksi mata. Ibu bilang belum. Bibi melanjutkan jika memberikan upah (agar proses lebih cepat) mereka (polisi) akan segera mengabari,apa kau punya uang? kalaupun ada untuk membayar utang Soon Shin. Bibi juga bertanya apakah ia (Ayah) mengalami kecelakaan karena pusing memikirkan hal itu. Saat Bibi Park membicarakan soal Soon Shin yang ditipu,Yoo Shin sedang membawakan minuman ke kamar Ibu. Dia mendengar semua itu,dia masuk ke kamar Ibu dan bertanya tentang penipuan itu,Dia mulai marah-marah. Bibi Park mengira semua orang dirumah sudah tahu. (duh ni bibi…mulutnya bener-bener yaa) Yoo Shin mulai tambah menyalahkan Soon Shin atas kematian Ayahnya. Yoo Shin keluar kamar ibu dengan marah.

1Soon Shin sedang dikamar nenek,dan membawakan bubur,ia meminta Nenek untuk memakannya meskipun sedikit saja. Nenek tidak mau,dia sudah tidak punya anaknya lagi,kenapa lagi dia harus makan. Keadaan Nenek bahkan lebih pucat dan lebih lemah daripada Ibu. Soon Shin meminta lagi untuk Nenek memakannya sesuap saja. Yoo Shin masuk tanpa mengetuk pintu dengan marah. Ia memarahi Soon Shin dan menyalahkan Soon Shin atas kematian Ayah,kalau Soon Shin tidak ditipu,maka Ayah tidak akan mati. Ibu mencegah Yoo Shin,tapi ia tetap memarahi Soon Shin,Soon Shin diam. Nenek bertanya pada Soon Shin,apa karena inikah kau terus mengucapkan maaf padaku,dan karena inikah Ayahmu terlihat sangat sedih pagi itu. Soon Shin meminta maaf sambil menangis,Ibu juga sudah menangis,Nenek terus melanjutkan jadi karena ini dia (Ayah) begitu depresi. Soon Shin tetap meminta maaf pada Nenek. Nenek mulai marah dan bilang.”berhenti mengucapkan maaf! keluar dari rumah ini sekarang! aku tidak mau melihatmu lagi!” Ibu mencegah Nenek agar jangan melakukan hal ini.

2Soon Shin memanggil nenek,Nenek semakin marah,jangan memanggilku nenek lagi,mulai sekarang kau bukan cucuku lagi,keluar. Ibu menghalangi Nenek. Nenek berkata pada ibu,”bagaimana bisa anak seperti itu masuk ke rumah ini,kenapa kau harus melahirkan anak seperti itu?” Ibu meminta Nenek jangan melakukan hal seperti ini sambil menangis. Hyeshin pulang. Bibi Park langsung menyuruh Soon Shin untuk keluar dulu sementara. Nenek masih menangis,ia mengutuk dirinya sendiri,kenapa harus ini yang terjadi pada anaknya. Bahkan di dalam kamar,Nenek tetap menyalahkan Ibu yang tetap bersikeras ingin membesarkan Soon Shin dulu. Ibu meminta Nenek untuk tidak berbicara seperti itu. Ibu bilang,”mulai sekarang Soon Shin akan mendengarkanmu,eomoni..tolong jangan seperti ini lagi eomoni..”

3Di luar,di tempat yang sama jika ia sedang sedih,Soon Shin duduk sambil masih menangis dan mengingat perkataan Ayah di kamar (Saat Ibu baru mengetahui Soon Shin ditipu,dan Soon Shin merasa dia sebagai anak yang sangat tidak diperlukan) Soon Shin menyesali bahwa ia mengatakan hal seburuk itu pada Ayah. Ia menangis sekejer-kejernya.

zKeesokan paginya,Soon Shin berangkat kerja dengan tidak semangat. Mukanya masih terlihat pucat. Younghoon sedang mengecek kelengkapan bahan,Soon Shin menyapa bosnya. Younghoon sedikit kaget melihat Soon Shin,Younghoon bertanya sebenarnya apa yang terjadi. Soon Shin meminta maaf. Younghoon terus bertanya dengan khawatir,apa ada hal buruk yang terjadi,apa kau sakit. Belum sempat menjawab,Jaebeom datang dan menyuruh Soon Shin untuk bersih-bersih,dia mengomel selama Soon Shin tidak ada dialah yang melakukannya. Jaebeom menyuruh Soon Shin untuk cepat membersihkannya. Jaebeom menyuruh bosnya untuk secepatnya memecat Soon Shin (duh..Jaebeom aja kali yaa yang dipecat) Tanpa menghiraukan perkataan Jaebeom,muka Younghoon lebih menunjukkan kekhawatirannya pada Soon Shin.

4Soon Shin sedang mengepel,ia melihat Karikatur Junho palsu yang masih menempel disitu,ia mengingat itulah penyebab semua kejadian ini bisa terjadi,dia keluar dan mengambil karikatur itu dan memasukkannya ke kantong,baginya sudah tidak penting mencari Junho palsu itu. Junho tersenyum melihat Soon Shin yang sudah bekerja lagi. Junho memanggil Soon Shin dengan gembira,”Hey,Lee Soon Shin,aigoo..kemana saja kau,baru muncul sekarang? Ayo bicara.” Soon Shin menolak,ia sedang sibuk. Junho bersikeras,”bagaimana kau bisa sibuk? apa kau tahu berapa banyak waktuku yang terbuang hanya untuk mencarimu?” Junho mengambil pel-an Soon Shin dan memaksanya berbicara dengannya. Soon Shin awalnya menolak,lalu kemudian ia pasrah,ia disuruh duduk oleh Junho. Jaebeom melihat kejadian itu. Soon Shin akhirnya dengan pasrah duduk,dia bertanya ada apa.

JH : cam,kemana saja kau selama ini? apa yang kau lakukan? kau menghilang untuk waktu yang lama (Soon Shin menghela napas) Aku bahkan ingin menyewa detektif untuk mencarimu,cam….kau selalu muncul ketika aku tidak ingin melihatmu,dan ketika aku membutuhkanmu,aku bahkan tidak bisa menemukan jejakmu.

SS : Aku pergi duluan,aku benar-benar sibuk. (Junho menyuruh Soon Shin tetap duduk)

JH : Aish..apa kau tahu siapa aku? Kau bahkan belum tahu aku,dan berani berkata seperti itu?

SS : Aku tak perlu tahu kau ini siapa,dan aku juga tidak ingin tahu juga mengenai itu.

JH : Aku….Namaku adalah Shin Junho (menunjukkan kartu identitasnya,Soon Shin mulai berkaca-kaca melihat kartu ID yang dulu menjadi dasar kenapa dia ditipu) Kau..apakah kau ada niat untuk menjadi artis? Aku akan mengubahmu menjadi bintang.

SS : Kau Shin Junho? (sudah mulai menangis)

JH : Kau kenapa? Apa kau sudah merasa tersentuh. (Soon Shin mulai menangis sekejer-kejernya,Junho terlihat bingung kenapa Soon Shin menangis seperti ini)

nn

END~~~😥

Preview Eps.6 :

Di kafe Junho berbicara ke Younghoon,”Aku memberikannya keberuntungan yang sangat besar,bagaimana bisa dia (Soon Shin) mengatakan itu tak ada gunanya?” “itu karena kau tidak menunjukkan maksudmu yang sebenarnya” “berhenti mengatakan komentar seperti itu”

Yoo Shin bertemu Chanwoo dan Soon Shin di jalan,tapi ia tidak menghiraukan mereka. Chanwoo memarahi Yoo Shin,”apakah Ayahmu meninggal karena kesalahannya Soon Shin?” Yoo Shin menjawab,”apa yang kau tahu?”

Ibu berbicara pada Soon Shin,”Jangan berkecil hati,ini bukan kesalahanmu”

Ibu sedang mencuci pakaian,ada suara nenek,”Apakah kau gila? Suami mu baru saja meninggal dunia,dan apa yang kau lakukan”

Ada suara “sudah kukatakan berhenti!” <~ sepertinya suara Ibu atau Song Miryeong

Hyeshin meminta pekerjaan kepada temannya. Temannya berpendapat kenapa kau harus bekerja padahal kau punya suami yang mapan.

Ayah Shin sepertinya sudah pulang,Ibunya panik

Ayah Shin menanyakan ke Yijeong,”kemana kau pergi,apakah kau tidak ke sekolah?” “Aku berhenti dari sekolah,Appa” Dengan marah,Ayah Shin menyuruh kemasi barang sekarang juga.

Junho masih berusaha mengajak Soon Shin,”Apa kau tahu aku siapa? (sambil menunjukkan surat kontrak)” “apakah aku terlihat seperti orang yang gampang menurutmu?” “Aku Shin Junho,Shin Junho” “Penipu itu!” -kkeut-

aajajnajnaYuna sepertinya sudah sangat menganggap Song Miryeong seperti ibunya sendiri,bahkan ia terlihat sangat khawatir. Apa ia gak punya orangtua yaa..sampai sangat mengkhawatirkan Song Miryeong..

sjjanxnKenapa Manajer Hwang mengamati rumah Soon Shin seperti ini,semua orang berfikiran mungkin dia penguntit,aku sejujurnya benci sekali ama ni manajer..duh,dia itulah awal semuanya terjadi…bukan karena Soon Shin ditipu…semoga kedepannya dia bisa insyaf yaa…

BGCgld-CEAAruOHNi oppa satu ganteng banget yaakk..setuju sama Junho,Hyungnya Junho ini sangat berbakat…di episode ini dia mulai menunjukkan sisi malaikat pelindung Soon Shin,aku suka ekspresinya saat mencegah Junho berbuat lebih lanjut mengenai Soon Shin dan saat dia terlihat sangat khawatir pada Soon Shin. (duh..pengen punya oppa kaya dia^^)

abfjaanfSampai episode ini,mungkin penonton drama dan pembaca sinopsis sangat sebal dengan karakter Yoo Shin ya…dia terlalu gampang emosi,bagaimana bisa ia tidak mendengarkan dulu penjelasan ibunya dan langsung marah-marah…bagaimana jika ia yang ada di posisi Soon Shin..

fahaiajngajnNenek di episode selanjutnya semakin menyalahkan Soon Shin atas kematian anaknya,nek….tolong jangan terlalu kejam pada Soon Shin yaa…..😥

anbabnfnaDialog Junho yang aku suka pas adegan ini adalah “kau selalu muncul ketika aku tidak ingin melihatmu,dan ketika aku membutuhkanmu,aku bahkan tidak bisa menemukan jejakmu” suit.suit….nyariin Soon Shin sampe segitunya….hehe~ mulai so sweet nih ahjussi…kkkk :p

6 thoughts on “Sinopsis You’re the best Lee Soon Shin Eps 5 Part 2

  1. #^_^
    perjalanan masih jauh,
    50 eps.
    Smoga Author nya tetep smngat bwt nulisnya
    Fighting thor,LANJUTKAN *^o^*

  2. Semua tokoh aktingnya maksimal ya..
    IU dan yoo inna daebak.. Padahal di luar scene sobatan..tp di drama ini ga kelihatan tuh, bener2 profesional. Aku aja jadi emosi ngelihat sikapnya ke soon shin * minum air es*
    Bener..bener..perjalanan masih jauh
    Siapkan tenaga dan kesabaran, ara..ya..
    Kita semua mendukung dan menunggu..
    gomawo
    Fighting ^_^

  3. @Luna iyanih…berarti akting Inna unni dan IU hebat bgt kan….aslinya sahabatan,di drama malah Yooshin galak sama Soon Shin..duhh~
    Iyaa perjalanan masih jauh…..insyaallah siap🙂 gomawo juga eonni udah baca terus sinopku~

  4. bisa dipahamin sih knapa nenek makin benci soon shin, soalny kan soon shin bukan anak kandung yaa?

    ihh, aku malah lebih stuju klo soon shin sama younghoon ajaaa. haha. soalnya Young Hoon oppa lebih cute sih.

    dohh, baca sinop aja udah kesel, apalagi nontonnya. menguras hati deh klo kata vidi aldiano.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s